Biografi Karakter "Project Revenge" (2)
Kencana Pramitha (Nana)
Umur: 17 - 19 tahun
Tempat/Tanggal lahir: Surabaya/11 Agustus 1992
Tinggi: 151 cm
Pekerjaan: Siswa SMA - Mahasiswa, aktifis perlindungan wanita.
Keahlian: Menyanyi, melakukan pekerjaan rumah tangga.
Yang disuka: Damar, Pocky, musik, warna pink, budaya Jepang.
Yang dibenci: Ketidakadilan.
Visual image: Kanna Hashimoto.
Nana tidak habis pikir, kenapa Damar yang canggung, kerempeng, dan tulalit itu terlihat menarik di matanya. Logika Nana memilih Raka yang punya segudang boyfriend-materials, tapi hatinya tetap memenangkan Damar. Nana tak bisa mencintai kakaknya sebagai saudara, seolah ada ikatan dari masa lalu yang membuat hatinya terus terpatri pada Damar.
Penampilan Nana manis dan menggemaskan, sehingga tak ada yang mengira kalau ia berhati gelap. Siapa sangka, Nana menyimpan dendam masa lalu yang dilampiaskannya secara brutal di masa sekarang. Ia ingin memberantas ketidakadilan, tapi memilih jalan sesat untuk meraih tujuannya. Bisakah Nana keluar dari jurang kesesatan?
Tokoh Nana adalah wujud ketidakpuasan atau kekecewaan saya terhadap manusia-manusia zalim. Yang saya sebut zalim itu tidak terbatas pada mereka yang melakukan kejahatan kelas wahid macam pembunuhan, korupsi, dan lain-lain. Mereka yang egois dan suka melanggar hak orang/makhluk lain juga masuk dalam kategori ini (termasuk tetangga yang suka parkir mobil di jalan, padahal punya garasi). Saking jengkelnya, saya tuh pernah berpikir untuk belajar nyantet, biar orang-orang menjengkelkan seperti itu bisa saya bikin kapok.
Jadi ya gitu. Halu saya bukan pas nonton drakor, tapi pas lihat orang jahat yang mentingin diri sendiri. Pingin banget punya kebebasan menghukum orang-orang kayak gitu. Kalau perlu, dengan cara yang paling menyakitkan. Saya pernah lho, mimpi memutilasi pelaku kerusuhan Mei 1998.
Yes. I know i'm a bit psycho (*smirk).
Dalam bayangan saya, Nana seperti cewek anime imut-imut bermata bulat dan bersuara menggemaskan. Tadinya saya sempat memvisualkan dia seperti Mirei Kiritani. Tapi setelah dipikir-pikir, Nana nggak sekurus Mirei. Nana itu mungil, langsing, dan sedikit montok ... seperti Kanna Hashimoto.
Browsing foto Kanna ternyata lebih gampang. Fotonya banyak yang imut dan menggemaskan, asal nggak lagi senyum kelihatan gigi. Duh! Senyum Kanna yang pake gigi itu ... nyeremin banget 😭. Mukanya jadi kayak boneka Tongki (kalau kamu tahu Tongki, berarti kamu tua seperti saya 😝).
Menulis karakter Nana juga ada tantangannya. Nana punya mood-swing yang parah. Kalau lagi hepi, dia centil dan manja. Tapi kalau udah bad-mood, sikapnya langsung berubah 180 derajad. Kalau kata Raka, Nana selalu berada dalam mode senggol-bacok setiap saat. Tapi sebagai tokoh yang jadi love-interest para cowok di "Project Revenge", saya harus membuat Nana tetap disukai pembaca meskipun galak.


Komentar
Posting Komentar