Biografi Karakter "Project Revenge" (3)
Rakai Pikatan (Raka)
Umur: 17 - 19 tahun
Tempat/Tanggal lahir: Yogyakarta/26 Juli 1992
Tinggi: 172 cm
Pekerjaan: Siswa SMA - Mahasiswa, praktisi supernatural.
Keahlian: Kendo, kepekaan indra keenam.
Yang disuka: Nana, budaya Jepang.
Yang dibenci: Bersaing dengan Damar.
Visual image: Ryo Yoshizawa.
Cinta setengah mati sekaligus takut setengah modar pada Nana. Menghargai Damar sebagai sahabat, juga mencemburuinya sebagai rival. Raka adalah pribadi yang rumit. Ia tak tahu, kenapa takdirnya terhubung dengan Damar dan Nana yang terikat lahir batin tak terpisahkan. Adakah tempat bagi Raka dalam takdir yang dirancang semesta untuk Damar dan Nana?
Lahir di keluarga paranormal yang secara turun-temurun menggeluti bidang supernatural, membuat Raka memiliki kepekaan indra keenam. Ia banyak membantu Damar membiasakan diri dengan dunia gaib, juga menjadi side-kick-nya saat berburu roh jahat.
Raka adalah karakter penyeimbang dan penyelamat. Bisa dibilang, dia membuat konflik yang dialami Damar dan Nana tidak berimbas buruk pada keduanya. Begitu dia nggak muncul, konflik yang terjadi langsung mengacaukan kondisi kejiwaan dua tokoh lainnya, tapi juga bikin alurnya jadi maju, sih. Pendeknya, kalau Raka TIDAK muncul sebagai life-saver, plotnya justru mengalami progress, wkwk.
Dibanding Damar, Raka lebih bisa jadi soulmate Nana. Gimana enggak? Mereka punya hobi dan nasib yang sama. Sama-sama penggila jejepangan, sama-sama kurang kasih sayang orang tua. Bedanya, Raka berkepala dingin dan bisa berpikir dewasa. Jadi dia bisa menetralisir Nana yang selalu berapi-api. Nana pun sebenarnya merasa lebih nyaman sama Raka daripada Damar, tapi apa boleh buat? Hati memang nggak bisa diatur dan cinta nggak bisa memilih. Seandainya Damar nggak ada, pasti Nana sudah jatuh cinta sama Raka.
Tadinya saya ingin membuat Raka punya sifat yang cool, macho, dan gentleman, secara dia ini saingan terberat Damar, jadi karakter mereka harus benar-benar berbanding terbalik. Tapi nggak tahu kenapa, karakter Raka malah jadi konyol bin mesum. Meski begitu, pembaca ternyata justru suka dengan Raka yang menurut mereka keren tapi koplak. Mungkin karena di waktu-waktu tertentu dia jadi heroik dan bisa berpikir dewasa. Di luar rencana saya, pembaca cewek mengaku mengalami Second Lead Syndrome pada Raka (termasuk saya sendiri 🤭). Mereka berharap, Raka berhasil mendapatkan Nana pada akhirnya.
Saya membayangkan penampilan Raka seperti idol Jepang atau cowok ikemen era tahun 2010-an. Dengan rambut sedikit panjang, bersemir coklat terang, dan ditata ala Harajuku style. Yup, dia memang tipe cowok yang suka dandan. Tapi Raka baru dandan jejepangan setelah jadi mahasiswa. Visualisasinya seperti tokoh Ryusei Sakuta dari Kamen Rider Fourze yang diperankan Ryo Yoshizawa.
Nama lengkap Raka diambil dari nama salah satu raja Dinasti Sanjaya, Rakai Pikatan. Beliau adalah orang yang membangun Prambanan. Dalam legenda, sosok Rakai Pikatan dihidupkan lewat tokoh Bandung Bondowoso yang membangun 1000 candi dalam waktu semalam, untuk memenuhi keinginan Roro Jonggrang. Jin yang membantu Bandung Bondowoso membangun candi, dalam "Project Revenge" menjadi partner gaib Raka.


Komentar
Posting Komentar